Beranda » Happy Ending » ( TWOSHOOT )You Near Me 1

( TWOSHOOT )You Near Me 1

Title: You Near Me

Author: Hyeon

Cast: Lee Taemin (SHINee)

Park Han ni

Support Cast: SHINee members, Park Min ni, Choi Jeeha, Choi Sulli, Lee Dongho and Taemin’s eomma and Appa Eomma Park

Genre: romance, friendship

Length: twoshoots

Rating: General

Disclaimer : This mine. Don’t copy this ff !!!!! (editanku ??) Happy reading and don’t be silent reader!

 _____Han ni POV_____

Aku memandang pagar rendah di depan rumahku. Rumah seseorang yang sangat dekat denganku. Tapi, itu hanya beberapa tahun sebelum ia menjadi artis terkenal. Ia jarang bahkan tak pernah mengunjungi rumahnya lagi. Aku selalu merindukannya. Aku jadi ingat kejadian masa lalu yang tak pernah kulupakan. Sewaktu bermain pengantin kecil. Entah kapan ia akan kembali. Tiba-tiba, sebuah suara mengagetkanku.

“eonnie sedang melamun lagi?”tanya min ni, yeodongsaengku. Aku lebih biasa memenaggilnya min.

“aniyo..”bohongku dan tersenyum padanya. “aiggo.. pasti taemin oppa lagi kan? Aku sudah bosan deh!”celutuknya.

“yaa! Pergi sana!”usirku dan dia masuk ke dalam rumah. Aku kembali menatap rumah itu. Kuputuskan untuk pergi shoping saja.

>>in shoping mall

Aku berjalan masuk ke sebuah toko baju. Di sana aku melihat 5 namja yang sedang memilih-milih baju. Semula aku tak memerdulikannya. Tapi, setelah kusadari, orang-orang sedang mengikuti mereka. Bahkan kamera-kamera orang tertuju pada mereka. Kuperhatikan baik-baik. Namja tinggi yang agak kurus itu? Taemin? #ditonjok taemints #

Aku menghampiri kerumunan itu. Bingo! Itu taemin bersama keempat chingunya. Aku hanya tersenyum. Aku ingin menyapanya. Tapi, tak mungkin kan? Akhirnya aku keluar dari toko itu dan pergi  ke  kedai es krim.

_____Taemin POV_____

Aku dan keempat hyungku pergi shoping. Sebenarnya ini atas permintaan key hyung, tapi, ia menyuruhku yang membujuk para hyung yang lain untuk pergi. Aku tahu, yang lain tidak akan mau pergi karena kemarin baru pergi ke Dongdaemun mall dan itu atas permintaan key hyung. Kami memasuki sebuah toko baju di mall. Aku sedang memilih baju yang cocok untukku. Aku  sedikit tidak nyaman dengan para shawol dan kamera mereka yang terus mengikuti kami. Sekian lama, aku memerhatikan seorang yeoja yang tengah memillih baju. Hanya dia yang tidak datang mengikuti kerumunan shawol ini. Ah, sudahlah. Mungkin dia bukan shawol.

Namun, akhirnya ia datang dan memerhatikan kami. Bukan, tepatnya aku. Ia hanya tersenyum dan melangkah pergi. Wajahnya Nampak familiar. Tunggu dulu, itu kan,, ah! Aku lupa namanya! Siapa ya?? Aduh! Aku jadi pabo nih! Ah, sudahlah. Paling-paling shawol.

“hyung, aku bayar ya.”bisikku karena sudah mendapatkan sebuah baju. Aku berjalan kea rah kasir. Aku memberikan baju itu. Yeoja yang menerima baju itu tersenyum.

“wah,,, baju untu yeojachingu ya?”godanya. “n-ne?”tanyaku. Ia menunjuk baju itu. Mwo?! Minidress pink susu?! Aku segera merampasnya dan menaruh kembali di sembarang tempat. Aduh! Kok bisa seceroboh itu sih? Aku segera menarik keempat hyungku #kok bisa? Taemin kuat banget!wkwkwk#

“wae?”tanya minho hyung setelah sampai di luar mall. “aniyo. Aku sudah ngantuk.”jawabku asal dan key hyung memukul kepalaku pelan. Akhirnya kami masuk mobil  dan pulang menuju dorm.

>>in SHINee dorm

Aku membanting diriku di tempat tidurku. Melepas kelelahanku. Aku masih saja memikirkan yeoja tadi. Siapa yah?? Akhirnya aku pun tertidur.

_____Author POV_____

Taemin terbangun dari tidurnya. Ia keluar dari kamar dan menuju ruang tv. Ia duduk dan melamun. Cukup lama ia melamun dan akhirnya,

“Park Han ni!”ujarnya sambil lompat-lompat. Para hyungnya hanya bingung melihatnya kecuali minho yang tersenyum.

“makanan siap!!”seru key dari meja makan. Mereka semua behamburan di meja makan dan melahap habis semua makanan yang dibuat key yang berlabel ‘made by key’#sarap#. Seperti biasa, taemin melaksanakan tugasnya. Mencuci piring. Setelah itu, mereka bermain dan beristirahat.

_____Han ni POV_____

Aku masih melamun tentang taemin. Dia makin keren saja. Aku menatap bintang di langit. Kapan ya? Kapan taemin datang? Akhirnya kututup jendela kamarku dan aku tidur.

>>Keesokan harinya

Aku terbangun dan bersiap ke sekolah. Aku segera melangkah keluar rumah dan menuju halte. Di sana, seorang namja aneh memakai masker, topi dan jaket skyblue. Semuanya tertutup. Bus pun datang. Aku dan namja itu naik ke dalam bus itu. Tersisa 2 tempat duduk yang seolah-olah disediakan untukku dan untuknya. Aku dan dia duduk. Beberapa saat, tangan namja itu menyentuh tanganku. Aku menatap matanya. Percuma saja. Dia sudah tertidur. Pagi-pagi begini sudah tidur. Babo! Tunggu dulu. Aku memerhatikannya baik-baiik. Omona! Ini kan, t-t-taem-min! Aku menyenggol bahunya dan ia pun terbangun.

“taemin-ah.. ini aku. Han-”

Bus berhenti di depan halte dan taemin kembali tidur. Aku pun segera turun dari bus tersebut. Padahal sedikit lagi aku bisa melepas kerinduanku padanya. Mungkin bukan keberuntunganku. Aku pun melangkah masuk ke sekolahku. Seperti biasa, jee ha, sahabatku sudah menungguku di depan gerbang sambil memeluk boneka teddy bear kecilnya.

“anyeonghi jee ha!”sapaku. ia tersenyum dan kami berdua pun berjalan menuju kelas.

“tumben-tumbennya kau ceria.”ujar jee ha. “sudah tiap hari kok, aku ceria..”jawabku.

“bohong.. kasih tahu dong..”ujarnya sambil mengeluarkan jurus puppy eyesnya. Yah sudahlah.

“tadi, aku bertemu taemin di bus!”ujarku. Jee ha pun membelalakkan matanya.

“mwo?! Ada minho oppa tidak?”tanyanya. “yaa~ aku bilang taemin. Bukan minho oppa!”celutukku dan ia pun memanyunkan bibirnya. Haha! Lucu deh.

>>in School, 11.30 am

Aku dan jeeha kembali ke kelas. Kim sosaengnim berdiri di depan pintu kelas dengan seorang namja aneh. Masker, topi dan jaket skyblue. Mwoya?! Itukan taemin?! Mereka masuk.

“semuanya! Kita kedatangan murid baru. Dia seorang bintang lho! Silahkan perkenalkan dirimu.”ujar sosaengnim. Taemin melangkah maju.

“A~~nyeongh~~ase~~o… Lee~~ taem~~in imni~~da. Ba~~ngapsum~~nida..”ucapnya tak jelas karena ia memakai masker hitamnya itu.

“mwo?! Lee taemin?!”teriak siswi di depan. “kyaaa!!~~”semua siswi maju mengerumuni taemin.

“yaa!~ duduk kembali!”teriak sosaengnim. Semua siswi kembali ke tempat duduk mereka sambil mengomel. “taemin-ah. Kau duduk di sana.”suruh sosaengnim sambil menunjuk meja paling belakang. “n~~ne.jawab taemin dan membungkuk.

“taemin-ah. Kau lepas saja masker, topi dan jaketmu itu.”suruh sosaengnim. Taemin mengangguk mengerti dan menuju mejanya. Aku dan jeeha hanya tersenyum melihatnya. Yah, aku duduk di depannya.

>>Sepulang Sekolah, 17.00 pm

Aku dan jeeha melangkah keluar kelas. Aku merasa seseorang memanggilku.

“han ni!”panggil seorang namja tepatnya. Suaranya tidak jelas. Aku dan jeeha berbalik. Itukan t-taemin!

“n-ne?”jawabku. “ternyata benar! Kau han ni! Semalam suntuk aku mencoba mengingat namamu!”ujar taemin polos.  Aku serasa terbang! Jeeha hanya tersenyum.

“ehh, oppaku sudah di gerbang. Anyeong^^”ujarnya dan meninggalkanku dengan taemin. Kok tiba-tiba sih?

“han ni? Kau masih ingat aku kan?”tanya taemin. Aku mengangguk.

“tadi pagi kau tidak ikut turun denganku?”tanyaku.

“ohh, itu. Aku ketiduran. Akhirnya naik bus berlawanan arah deh.”jawabnya polos. Aegyo! Dia tambah imut! Kami berdua berjalan hingga sampai di gerbang sekolah.

“han ni, key hyung sudah menjemputku tuh. Anyeong!”ujarnya dan menaiki mobil tersebut. Aku sempat bertatapan dengan almighty key oppa #lebai#. Ia dan key oppa melambaikan tangan padaku. Aku juga melambaikan tangan dan pergi ke halte. Senangnya!

_____Taemin POV_____

Akhirnya aku bisa bertemu dengan han ni. Walau aku sedikit malu dan wajahku memerah. Aku dan key hyung pulang menuju dorm.

“taemin-ah. Tadi itu siapa?”tanya key hyung. “dia temanku dari kecil.”jawabku.

“ohh.. dia yeojachingumu??”tanya key hyung lagi.

“a-ani.. dia temanku.”ucapku terbata-bata.

“dia manis ya..”ucap key hyung. Mataku terbelalak. Manis? Key hyung suka han ni?!

“hyung naksir han ni ya?”tanyaku.

“haha! Kau tahu saja.”jawab key hyung.

“jadi?”lanjutku. “iya?~~”jawab hyung spontan. Aku terdiam. Wajahku memanas.

>>in Dorm

Aku berjalan ke arah kamar tanpa menyapa para hyungku. Kenapa aku malah terbawa emosi seperti ini sih? Apa aku sebal karena key hyung suka han ni? Anni!

Tak sengaja, aku mendengar percakapan para hyungku di luar sana.

“kibum-ah! Apa yang terjadi?”tanya sebuah suara yang kuyakin itu adalah suara onew hyung.

“terjadi apa?”tanya key hyung balik. “pabbo-yaa! Taeminlah! Kenapa dia tidak menegur kita juga? Wajahnya tadi juga seperti kepiting rebus yang direbus lagi..”ujar jonghyun hyung. Kepiting rebus?! Apa semerah itu?

“aku tidak tahu..”jawab key hyung spontan. “apa yang diperbincangkan kalian berdua tadi?”kini minho hyung yang bersuara. “tadi aku hanya tanya-tanya gak jelas kok..”jawab key hyung polos.

“jujur saja! Apa yang diperbincangkan?!”suara jonghyun hyung meninggi karena capek mengajukan pertanyaan bodoh untuk keyn hyung.

“aku hanya bilang aku suka chingunya. Itu saja kok!”key hyung berbicara dengan nada yang tinggi mencapai 10 oktaf #sarap lagi nih#. Diam. Tidak ada suara sama sekali. Dan akhirnya, minho hyung berbicara.

“mungkin taemin juga menyukai chingunya itu.”ujar minho hyung tenang. Benar hyung! Oops! Apa yang kupikirkan?! Tidak mungkin!

“hah! Tau ah!”desah key hyung dan membanting pintu yang kuyakin adalah pintu kamar mandi di sebelah kamar ini. Kuputuskan untuk keluar daripada hyung lain menjadi khawatir. Cklekk!

Kulihat para hyung menatapku. Aku hanya tersenyum pahit dan pergi ke meja makan mengambil cemilan dan duduk menonton tv. Aku menyadari ketiga hyung yang menatapku terus. Ada apa sih?!

“wae?”tanyaku basa-basi. “apa yang terjadi?”tanya onew hyung to the point. Aku menggeleng.

“jujurlah, taemin!”paksa jonghyun hyung. Kutelan ludahku dan menghirup udara.

“begini, aku-”

“tidak mungkin ia jatuh cinta pada yeoja yang baru dia kenal tadi?!”ujar key hyung dari pintu kamar mandi. Aku hanya menghela nafas panjang.

“ne, benar. Tidak mungkin.”ujarku datar dan menunduk. “katakana siapa namanya!”suruh minho hyung. “Park han ni..”jawabku.

“Park Han ni?! Itu kan tetanggamu yang sangat menyayangimu dari kalian kecil kan, taem? Kau yang menceritakannya kan?”tanya minho hyung dan aku langsung terbelalak. Benar! Aku selalu menceritakan han ni dulu waktu zamannya lagu Noona Neomu Yeppeo. Ternyata hyung masih ingat. Aku tersenyum lebar dan mengangguk cepat.

“hyung, kau dengar sendiri kan! Itu yeojachingu taemin dari kecil! Eh, bukan! Han ni itu istrinya”ujar minho hyung. Aku membekap mulutnya. Aku jadi teringat kejadian masa lalu itu.

>>flashback<<

“haha! Han ni jadi pengantin wanitanya! Taemin jadi pengantin prianya! Seung Ho, kau saksinya! Dan aku pendetanya!”seru jiyeon, sahabat kami yang paling besar.

“huhuhu! Aku tidak mau jadi pengantin wanitanya! Aku tidak mau sama taemin! Sudah kurus, jelek lagi!”rengek han ni. Aku hanya diam. Aku kecewa diejeknya. Tapi, aku harus manly. Aku ini namja!

“kajja! Apa kau akan mencintai han ni seumur hidupmu dan menemani han ni dalam suka dan duka, Lee taemin?”tanya jiyeon layaknya seorang pendeta. “ya! Aku akan mencintainya dan menemaninya!”jawabku lantang. Kemudian, pertanyaan sama diberikan kepada han ni yang masih merengek.

“apa kau akan mencintai taemin seumur hidupmu dan menemani taemin dalam suka dan duka, Park Han Ni?”tanya jiyeon. “shireo!”teriaknya. aku, jiyeon dan seung ho terkejut.

“jangan memalukan nama Park!”ujarnya lantang. Han ni pun menunduk. Walau pun ia tidak ada hubungan darah dengan jiyeon, tapi, ia sudah menganggap sebagai kakaknya di luar rumah.

“b-baiklah. A-aku akan me-mencinta-tainya d-dan m-menem-maninya.”jawabnya terbata-bata.

“yeeeyyy!!!”sorak jiyeon dan seung ho. Belum sempat kucium pipinya, ia pingsan. Haha!

>>end of flashback<<

 

“hah!”desah key hyung dan masuk ke kamar. aku hanya diam dan para hyung beserta aku menyusul ke dalam untuk beristirahat. Lagipula, schedule kami kosong hari ini.

_____Han ni POV_____

“anyeong!”sapaku ketika melihat min dan kedua chingunya, sulli dan dongho yang sedang duduk manis di sofa sana. Mereka sering datang ke rumah untuk belajar kelompok. Sulli yang suka fashion dan selalu mengomentari cara berpakaian min ni yang terkesan sangat tomboy dan selalu menanyakanku dimana aku membeli pakaian-pakaianku yang feminim. Dongho, pendiam dan jarang berbicara.

Aku naik ke lantai atas, tepatnya kamarku. Aku mengunci pintu dan mengambil foto taemin di bawah tumpukan kertas ulanganku. Uwaa! Tadi aku gugup!

Tok! Tok! Suara ketukan pintu memecahkan keheningan. Aku membuka pintu. Di pintu situ berdiri dongho.

“eh, dongho. Wae?”tanyaku. ia masih menatapku. Aku merasa tidak nyaman.

“ehm,, waeyo?”tanyaku membuyarkan tatapannya. Ia pun sadar. Ia bagaikan terhipnotisku.

“ah, ada sesuatu yang harus kukatakan.”katanya serius. Aku mengangguk.

“noona, aku telah jatuh cinta pada seorang yeoja.”katanya, aku mengangguk mengerti. Ia melanjutkan kata-katanya lagi.

“dia sangat baik padaku. Ramah, sopan, cantik, pintar. Tapi, dia bukan teman sekelasku.”jujurnya. “noona tahu? Dia ada di depanku.”timpalnya. aku sedikit kaget. Di depannya. Aku menunjuk diriku. ‘aku?!’. Kenapa aku?!

“ne. noona, saranghae.”ujarnya. Aku hanya menunduk. Dadaku sesak. Tiba-tiba saja bayangan taemin melintas di pikiranku.

“noona?”

“ah, eh. Dongho-ah. Bukannya tidak suka. Tapi, aku sudah menganggapmu adikku. Tidak lebih. Carilah yang lebih baik dari noona.”saranku dan menutup pintu kamar. Aduh! Kok bisa dongho suka aku sih?! Aku mimpi apa sih tadi malam?!

Aku merebahkan tubuhku di tempat tidurku. Aku menatap langit-langit kamar yang dipenuhi hiasan bulan dan bintang. Hmm.. apa mungkin aku suka taemin sehingga aku tadi menolak dongho?! Anni! Tidak boleh! Dia dan aku punya jarak yang sangat jauh. Mana mungkin seorang artis berpacaran dengan rakyat jelata sepertiku?#mulai lagi sarapnya#. Akhirnya aku terlelap karena memikirkan hal bodoh itu.

>>After Wake Up, 07.00 am

Aku terbangun. Wah! Aku tidur semalaman! Mana tugasku belum selesai! Aku segera mandi dan berpakaian rapi. Aku turun ke lantai bawah dan melihat min yang masih tertidur di sofa.

“min, eonnie duluan!”ujarku dan pergi meninggalkan rumah. Kenapa harus naik bus setiap hari sih?! Appa dan eomma kapan pulang dari Jepang?! Aku malas!

Aku melangkahkan kakiku santai. Dan kebetulan kulihat ada café yang sudah buka. Aku masuk dan duduk di meja nomor 5. Seorang pelayan datang dengan seragam pink-nya.  Ia memberikan daftar menu.

“anda mau pesan apa?”tanyanya. Aku melihat daftar menu itu. ‘cappucino, milk shake, oolong tea,,, caramel milk!’gumamku.

“aku pesan caramel milk. Untuk makanannya, bread toast saja.”pesanku dan pelayan itu mengangguk mengerti.

“baiklah. Silahkan tunggu sebentar.”ujarnya dan berlalu.

Kukeluarkan kertas-kertas tugas dari tas skyblue kesayanganku. Daripada membuang-buang waktu menunggu pesananku, lebih baik kukerjakan tugasku saja. Beberapa menit kemudian, datanglah pesananku. Pelayan tadi menaruh pesananku di meja dan meninggalkanku. Karena perutku sudah diminta untuk diisi, aku segera melahap bread toast itu dan meneguk caramel milk-ku. Kuedarkan pandanganku ke seisi café ini. Akulah pelanggan pertama mereka hari ini. Pegawai lain masih sibuk menyapu, mengepel dan membersihkan beberapa meja. Aku meneguk sekali lagi minumanku. Kutengok jam tanganku. Jam 08.00. masih ada waktu untuk menyelesaikan tugas-tugas ini.

Pada akhirnya, bread toast dan caramel milk-ku habis tidak bersisa. Untunglah, tugasku tinggal 2 nomor. Dalam waktu 10 menit, kedua nomor itu telah kukerjakan. Aku membereskan kertas-kertas itu dan keluar dari café hendak menuju ke sekolah.

_____Taemin POV_____

Lagi-lagi aku harus berangkat ke sekolah dengan bus. Apa mereka tidak bisa memahamiku? Aku ini kan artis! Kalau sampai bertemu dengan fans, matilah aku! Aku menunggu bus di halte dengan perlengkapanku seperti kemarin. Topi, masker dan jaket. Beberapa saat, datanglah seorang yeoja. Itu dia han ni. Dia duduk di bangku halte. Aku tetap berdiri seperti biasa. Tiba-tiba, ia datang padaku.

“kau sudah mengerjakan tugas?”tanyanya. Aku mengangguk. Ia tersenyum kecil dan kembali duduk.

Drrrtt… drrrttt…. Ponsel han ni berbunyi.

“yoboseyo?”sapa han ni.

“m-mwo?! Araseo.. kau panggil dokter dulu!”ujar han ni yang terlihat panik. Aku hanya terheran melihat tingkah han ni. Ia pun menatapku. Lama sekali.

“taemin! Kau ikut aku!”suruhnya dan menarikku pergi.

“kita mau kemana?”tanyaku polos.

“kau ikut saja dulu. Aku tidak bisa menjelaskannya sekarang!”jawabnya sedikit kasar. Aku hanya mengangguk mengerti dan mengikutinya.

Ia membawaku ke suatu tempat yang ternyata kompleks perumahan. Tunggu dulu!

Ini kan…. Kenapa ia membawaku ke sini??

______________________________TBC_________________________________

Gimana nih? Gaje kah? bagus kah?

Terima kasih bagi chingu yang udah baca nih ff sampe selesai..

Btw, apakah harus dilanjutkan? Saya sangat membutuhkan comment anda…

Hiks… hiks… tergantung readers yah… hiks.. hiks… T_T

#SARAP!!!#

Iklan

2 thoughts on “( TWOSHOOT )You Near Me 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s