Beranda » Uncategorized » Humor/Comedy » Caramel Love 4

Caramel Love 4

Title: Caramel Love
Author: Lavenhya Choi (choi hyunmi)
Cast: Choi Minho (SHINee)
Lee Hyun Ra (YOU)
Support Cast: SHINee members, f(x) members and another in the story.
Genre: friendship, romance
Length: sequel
Rating: all age
Disclaimer : This mine. Don’t copy this ff !!!!! maaf kalau pembahasan KeyRa couple lebih panjang ^^ jangan marah kalau gaje.. Happy reading and don’t be silent reader!

ckkklek. Masuklah kami di kamarku.
Ia malah mendekat. Omo! Jangan!!! Makin dekat dan…
“air conditionermu tidak nyala? Panas tau..”ujarnya sambil menyalakan ac. Ya tuhan,. Aku gila!
“sini ku dandan..”ajak minho. Aku menolaknya. “biar aku saja. Kau keluar saja. Nanti kau yang nilai.”ujarku dan mendorongnya keluar. Aku memang sudah gila. Lebih baik key yang mendandan. Minho kan manly! Kalau key sih manly tapi, fesyen banget! Aku mencoba berdandan. Yupp.. aku rasa bagus kok..

>>(AUTHOR POV)<<

__Pesta__
“key, mana hyun ra dan minho?”tanya jonghyun. “hyun ra masih siap. Minho……”key mengangkat bahunya. Ia tidak tahu. Key pergi ke kamar hyun ra. Di depan pintu terlihat minho sedang bersandar membentuk huruf K. key menghampiri minho. Minho hanya diam. Begitu pula dengan key. Akhirnya key berbicara.
“sedang apa?”tanyanya. “menunggu hyun ra”jawab minho yang masih dalam posisi huruf K.
“sudah. Pergi sana. Biar aku yang menunggunya.”usir key. Minho membetulkan posisinya menjadi tegap. “memangnya kau siapa?”tanya minho dingin. Key mulai geram. Ia hampir melayangkan pukulan ke bibir minho sebelum hyun ra keluar dengan minidress pink susu dengan make up tipis, lipstick pink pastel ddan high heels pink pastel yang membuatnya sama tinggi dengan kedua namja itu. Hyun ra bengong dan langsung digandeng minho. Key pun menggandeng tangan hyun ra juga. Dan akhirnya, mereka tarik menarik. Hyun ra teringat kejadian tarik menarik di taman bermain itu.
“KEUMANHAE!!!”seru hyun ra menghentikan mereka berdua. Mereka segera menghentikan kegiatan mereka yaitu berhenti menarik hyun ra sehingga hyun ra jatuh. Key segera menopang hyun ra.
“pabbo! Kalian berdua pabbo! Seperti anak kecil!”bentak hyun ra dan berjalan terseok-seok ke lokasi pesta. Sementara mereka berdua hanya saling menatap. Dan melontarkan kata-kata.
“kau seperti anak kecil tadi..!”timpal key. “mwoya? Mworago?! Bukankah kau?!”timpal minho tak kalah.
“gara-gara kau, hyun ra marah!”ujar key. “aku? Pikirlah! Itu kau! Bukan aku!”bentak minho. Untung saja, mereka tidak berkelahi. Mereka hanya berkata tidak jelas dan pergi ke lokasi pesta. Di sana terlihat jonghyun sedang duduk memegang tangan sulli.

>(KEY POV)<

Aku turun dan mendapati jonghyun hyung memegang tangan sulli. Sulli hanya tersenyum. Pabbo sekali jonghyun hyung. Merayu anak kecil. Akhirnya aku mengirim pesan kepadanya.
To : Jonghyun Hyung
Hyung, kumohon. Sulli masih kecil..
Belum lama, ia membalas pesanku.
From : Jonghyun Hyung
Memangnya kenapa? Sulli biasa saja kok..
To : Jonghyun Hyung
Terserah kau saja deh!
Aku pun menghampri dia dan sulli. Terlihat sulli sedang berbincang dengannya.
“memangnya kenapa kalau aku masih single, oppa?”tanya sulli. Oh my! Pasti hyung sudah ingin mengucapkan kata ‘saranghae’. Huufff.. aku melihat kea rah hyun ra yang sedang menyantap salad. Aku menghampirinya.
“heii..”sapaku dan disambut senyum olehnya. “maafkan aku ya..”kataku dan dia mengangguk. Aku menemaninya makan di balkon. Meninggalkan pesta yang didatangi oleh anak-anak perusahaan.
“ada apaa?”tanyanya. “aniyo..”jawabku dan duduk di sampingnya. Di kursi kayu.
“hhh…”hyun ra menghela nafsnya panjang. Kami hanya terdiam dan menatap bintang.
“hyun ra… saranghae..”ucapku spontan. Ia malah menjitakku. “hahaha!”tawanya. apnya yang lucu? Ia segera berdiri dan memandangku.
“apa?”tanyaku. ia hanya tersenyum dan berjalan masuk ke pesta itu.

>(MINHO POV)<

Aku dan key naik ke lantai atas untuk menikmati pesta. Di sana yang kukenal hanya 5 orang di van silver tadi pagi. Aku ingin pergi menyapa hyun ra yang tengah asyik memakan saladnya. Tapi, kuurungkan niatku. Key mendahuluiku. Ku kuping sedikit pembicaraan mereka.
“heii..”sapa key dan hyuun ra tersenyum. “maafkan aku ya..”kataya dan hyun ra hanya mengangguk. Mereka berdua pergi ke balkon. Aku terus membuntuti mereka.
“ada apaa?”tanya hyun ra. “aniyo..”key menjawab dan duduk di sampingnya. Dasar key!
“hhh…”hyun ra menghela nafasnya panjang. Mereka berdua hanya menatap bintang malam. ‘hyun ra, kembalilah..’umpatku dalam hati.
“hyun ra… saranghae..”ucap key. Mwo?! Saranghae?! Hyun ra menjitk key. Mampus!
“hahaha!”hyun ra tertawa. “apa?”tanya key. Inilah yang kubenci. Hyun ra memandang key dan tersenyum. Hyun ra segera kembali ke pesta. Huff… aku yang tidak tahu ingin berbuat apa, naik ke lantai 3. Lantaii teratas dan duduk sendirian di balkon.
“hyun ra… Lee hyun ra..”ujarku sambil memandang bintang di langit.
“minho… Choi minho..”ujar suara yeoja yang kuhafal itu hyun ra. Ia duduk di sampingku. Kami hanya tersenyum malu. “minho-ssi.. kita baru bertemu 2 kali tapi sudah sedekat ini..”timpalnya. aku hanya mengangguk. Kami masih saja terdiam. Aku masih pusing karena key bisa mengatakan ‘saranghae’ dengan mudah.
“ada apa?”tanya hyun ra membuyarkan lamunanku.
“aniyo, saranghae..”jawabku ceplas-ceplos. Aduh! Kenapa mikir kata itu sih? Jadinya keceplosan! Aku menjitak kepalaku sendiri. Hyun ra hanya tersenyum.
“aku belum bisa menjawabnya.. key juga mengataannya tadi.”balasnya. tapi, aku sedikit lega. Setidaknya aku sudah menyatakan perasaan. Tiba-tiba, ia meletakkan kepalanya di pundakku. Ia memejamkan matanya. Kubiarkan saja. Kapan lagi seperti ini? Beberapa menit kemudian, bunyi ponsel hyun ra terdengar. Aku membangunkannya tapi ia sudah tidur. Akhirnya kubaca pesan itu.
From : Key^^
Tolong turun ke balkon tadi hyun ra. Aku ingin bicara.
Cihh! Untuk apa memballas sms orang? Akhirnya key menelepon. Aku mengangkatnya.
“wae?”tanyaku berusaha sedingin mungkin.
“yaa!~ kenapa kau yang menerima telfon?!”tanya key dari sebrang sana.
“terserah dong!”jawabku. “huff!”ia menghela napas dan..
Tuuutt… tuuut… ia mematikan ponselnya.
“minho-ssi… kau melihat ponselku?”tanya hyun ra. “ah,, ini..”jawabku sambil memberikan ponselnya. “ada pesan masuk?”tanyanya. “ada.. eh,,”jawabku keceplosan. Huh,, pabbonya kau minho! Hyun ra membaca pesan dari key dan hanya menghela nafas panjang.
“minho-ssi.. temani aku yah.”ujarnya. “eh, ne? mwoya?”tanyaku yang masih sedikit kaget.
“temani aku bertemu key!”serunya di telingaku. “yaa!~ jangan teriak-teriak dong!”timpalku dan ia hanya tertawa iseng. Dengan senang hati aku pergi menemaninya.

>(KEY POV)<

Aku menunggu hyun ra di balkon. Sialan kau minho! Jangan-jangan dia menyuruh hyun ra jangan datang. Aku mulai curiga sambil mengacak-acak rambutku.
“key!!”seru seorang yeoja dan itu so pasti hyun ra. “eh,, hyun ra. Ada yang ingin kubicarakan.”kataku dan kaget karena minho juga datang. Untuk apa sih dia datangg?!
“hyun ra menyuruhku menemaninya…”jawabnya agar aku tidak salah paham? Oh,, itu lebih baik minho! Aku memegang tangan hyun ra dan berlutut.
“hyun ra, saranghae..”ucapku dan mengecup punggung tangannya. Aku bisa melihat wajah hyun ra yang merah padam walaupun gelap.
“key,, aku belum bisa memberikan jawaban..”jawab hyun ra dan berlari masuk ke pesta. Mwoya?! Minho pasti tertawa! Aku memandang minho. Ia tidak tertawa. Ia seperti gugup.
“yaa~ minho-yaa~~”celutukku. “aku menunggu jawaban daarinya. Ia akan memilih satu di antara kita..”jawabnya yang membuatku tak mengerrti.
Aku membiarkan dia sendiri di balkon dan kembali ke pesta. Sulit dimengerti pikirannya yang seperti ess..

>(HYUN RA POV)<

Sungguh sulit bagi seorang hyun ra untuk memilih minho atau key. Minho yang baik dan bijaksana. Sedangkan key juga baik dan humoris. Aku bingung. Haruskah memilih minho? Aku pasti aman jika dekatnya. Haruskah key? Aku pasti selalu tertawa jika dekatnya. Tapi,,,
Aku kembali ke kamar. aku mengambil permen caramel. ‘caramel, aku harus pilih yang mana nih?’tanyaku pada caramel yang hanyalah makanan yang tidk bisa bicra. Akhirnya aku mengganti bajuku dan memilih beristirahat.

>(SULLI POV)<

Hah! Aku capek sama jonghyun oppa yang kerjanya hanya menggoda saja. Akhirnya, kuputuskan kembali ke kamar.
“oppa, aku ke kamar ya. Aku capek.”ujarku. Dia hanya menatapku lalu tersenyum.
“okay, my princess.”jawabnya dan mengantarku ke kamar. sesampainya aku di kamr, aku berterima kasih dan masuk ke kamar, namun dicegatnya.
“ada apa oppa?”tanyaku heran. “aniyo. Kau tak memberikan kiss pada oppa?”tanyanya. ya ampun, dia sudah gila? “oppa tutup matamu..”suruhku. ia menutup matanya dan aku buru-buru masuk kamar dan menguncinya. Hah! Pabbo namja! Pabboo namja!

>(HYUN RA POV)<<

Sulli berjalan masuk sambil bersenandung ‘pabbo namja’ dia sudah gila. Tiba-tiba ia menghampiriku.
“hmmm, KeyRa couple cocok. MinRa couple juga cocok.”ujarnya.
“yaa!~ enak saja pake nama orang disisipkan ditengah-tengah kedua namja itu.”celutukku. ia hanya cengar-cengir.
Tokk. Tukk.. tokk… sulli membuka pintu dan berdirilah key di sana. Ia masuk tanpa dipersilahkan dan aku berpura-pura sudah nyenyak.
“sulli,, diia sudah tidur?”tanya key. “memangnya dia sedang makan apa??”timpal sulli.
“kau ini !!”geram key pelan. “hah! Kau berani membentakku apa?!”celutuk sulli. Dapat kudengar key yang mendesah dan berjalan keluar kamar. kubuka mataku dan tersenyum pada sulli. Sulli menatapku dan tatapannya seolah-olah berkata-bagaimana? Aku sudah menyelmatkanmu!- aku hanya tersenyum dan mulai tidur.
KKKKUUKKKUURRRRUYUKKKK!!!!!!!
Suara alarm sulli membangunkan kami bertiga –aku,sulli dan krystal-. Aku bangun dan segera mandi. Dan sekali lagi alarm sulli berbunyi. Aku mengambil ponselnya. Dan I pesan masuk terbaca olehku tanpa sengaja.

From :Jjong
Hi, princess! Kalau sudah bangun, turunlah, makanan sudah siap!!
Princess? Wah! Sulli bisa mendapatkan jonghyun oppa ternyata. Taktik gila pastinya! Aku membangunkan mereka berdua.
“yaa!~ bangun!”seruku singkat dan berjalan keluar. Kulihat minho dan key sedang tertawa bersama. Mungkin sudah berteman.
“minho! Key!”seruku memanggil nama mereka. Tapi apa?! Yang kudapat adalah respon tawaan. Apa sih yang lucu?! Aku tak menghiraukan dan berjalan mendahului mereka.
Di bawah sana terlihat jong oppa yang kesepian. Aku hanya menampilkan wajah datarku dan mengambil makanan yang terhidang rapi di atas meja kaca beratplak hijau muda dengan hiasan pita hijau tua di setiap 5 cm. Dan yang palingku suka adalah pita-pita kecil berwarna-warni di setiap sisi 3cm. wah indah sekali! Selesai kuambil makananku yang sekarang menggunug, aku duduk manis di kursi putih plastic dan bersandar di dinding. Kulahap makananku tanpa menyadari minho dan key yang sedari tadi tertawa dan menunjuk-nunjuk makananku. Huh! Biarkan saja hyun ra! Aku menyantap sarapanku hingga bersih licin ? aku pun meninggalkan ruang makan umum itu dan melayang keluar. Seperti biasa, aku ke taman. Tempat paling indah dan nyaman di sini.
Kusandarkan punggungku yang lelah di sebuah bangku panjang yang mengelilingi pohon besar menyerupai beringin itu.
“segarnya!”ujarku sambil menghirup udara pagi yang menyegarkan dan menyehatkan. Aku berdiri dan mulai menggerakkan sedikit badanku. Sedikit olahraga. Aku berjalan-jalan mengelilingi villa ini. Bukan villa menurutku. Ini lebih tepatnya resort! Tapi, tidak seorang pun yang menginap di sini.
“jujur, ini lebih baik kusebut resort. Tapi, tidak ada penginap ya..”ujarku lemas.
“ini memang dulunya resort.”timpal seseorang dan kutebak itu pasti key!
“ini resort! Tapi dulu..”lanjutnya lagi. “kok bisa?”tanyaku.
“ini resort. Tapi, aku memesan agar pada minggu ini tidak boleh ada pengunjung yang menginap karena aku ingin para chinguku menikmati fasilitas di sini dengan bebas.”jelasnya.
“tapi, tadi kau bilang ini dulu resort!”celutukku. ia mengacak rambutku. “dulu, sebelum kupesan.. aku ke atap dulu ya..”tawanya meledak.
“untuk apa kau beritahu aku?”tanyaku sinis. Ia hanya tersenyum. Huh! Aku berjalan meninggalkannya. Aku takut virus gilanya menular. Akhirnya kuputuskan masuk ke dalam karena udara di luar kurang mendukung. Aku duduk di ruan santai di lantai dasar dan menyalakan tv. Aku duduk dan mulai memilih channel yang bagus. Tiba-tiba seseorang mengambil remote dari tanganku. Minho. Ia mencari channel yang ia cari dan akhirnya menemukannya.
“sepak bola?”tanyaku. ia mengangguk. Aku merampas remote dari tangannya dan mengganti channel sebelumnya.
“aku yang duluan tadi!”ujarku. “yaa! Itu kan tadi. Sekarang beda dong!”balasnya. baru kali ini aku mendengar minho mengataiku yaa!~ huheha…
Tiba-tiba, terdengar sebuah suara aneh. Suara itu berasal dari atap. Perasaan tadi key bilang ia mau ke atap. Tapi,,, aku rasa tidak ada cara untuk ke atap. Kalau mau kan harus ke balkon lantai 3 lalu memanjat sampai ke atap. Bagaimana bisa???

To Be Continued…. Bersambung ke Part 5 (END)??
Aduh!! Semakin gaje ini cerita!! Lanjutin ampe chapter berapa ini? Maybe chapter 5 is the last chapter??

RCL yauuuu!!!

Iklan

2 thoughts on “Caramel Love 4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s